Sejarah


Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) merupakan perubahan dari Fakultas Sastra (FASA) Universitas Pakuan, Bogor. Perubahan nama Fakultas ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor nomor 074/KEP/REK/XI/2012, tentang Penetapan Perubahan Nama Fakultas Sastra (FASA) menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan. Awalnya fakultas ini merpakan kelanjutan dari Akademi Bahasa Asing yang didirikan tahun 1970 dan menjadi salah satu fakultas pada Universitas Pakuan pada tanggal 1 November 1980.

Perubahan nama FASA menjadi FISIB ini merupakan sebuah keharusan seiring kebutuhan zaman dan kebutuhan ilmiah dalam pengembangan fakultas di masa depan. Pada masa yang akan datang, FISIB Unpak berencana akan membuka prodi bidang-bidang ilmu sosial dan budaya yang lulusannnya dibutuhkan oleh masyarakat. Saat ini FISIB Unpak telah memiliki empat (4) program studi, yaitu :

1. Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris,
2. Bahasa dan Sastra Indonesia,
3. Bahasa dan Sastra Jepang,
4. Program Studi Ilmu Komunikasi.

Pergantian nama dari FASA menjadi FISIB akan berdampak pada meluasnya cakupan objek pendidikan dan pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat sivitas akademika fakultas yang akan meningkatkan sumbangsih fakultas dalam meningkatkan kualitas kehidupan bangsa.

Pada tahun akademik 2001/2002, Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris dan Indonesia memperoleh status terakreditasi dengan peringkat “B”, kemudian pada tahun akademik 2005/2006, Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris terakreditasi “B”. Sementara itu, Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang yang baru dibuka pada tahun akademik 2000/2001, terakreditasi “B” pada tahun akademik 2005/2006. Program Studi Ilmu Komunikasi baru dibuka pada tahun akademik 2008/2009. Keempat program studi tersebut terus berupaya untuk memperbaiki kualitas pengajar dan kualitas pendidikan dengan harapan dapat meningkatkan status akreditasi di masa mendatang.

Penerimaan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya mengalami peningkatan seiring kebutuhan pasar dan tren perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada tahun akademik 2008/2009 jumlah mahasiswa aktif Fakultas Sastra mencapai 500 orang.

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para pengajar, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya mengikutsertakan tenaga pengajar berkualifikasi S-2 dan S3 dari Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Brigham Young University, Utah State University, Weber State University (di Amerika Serikat), Nagoya University, dan Kanda University (di Jepang) untuk berperan serta dalam proses Tridharma Perguruan Tinggi. Sebaliknya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya bekerja sama dengan Japan Foundation, Pusat Bahasa, dan Frankfurt Am Main University menjalin kerja sama akademis dalam peningkatan mutu Tridharma Perguruan Tinggi.

Di samping itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, khususnya Program Studi Sastra Indonesia bekerja sama dengan Dikti, dalam dua tahun terakhir, yaitu tahun akademik 2007/2008 dan 2008/2009 menerima Program Darmasiswa yang pesertanya adalah mahasiswa asing dari berbagai negara, antara lain, dari Vietnam, Thailand, Laos, China, Jepang, Korea, Timor Leste, Inggris, Jerman, Italia, Hongaria, Ceko, Slovakia, dan Serbia.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas staf pengajarnya dengan mengikutsertakan dalam program studi lanjutan tingkat pascasarjana (S2 dan S3), serta dalam kegiatan penelitian, seminar, lokakarya, penataran, dan kursus di dalam dan luar negeri, serta menulis karya ilmiah.